Hujan di Stasiun Manggarai Siang itu…

mungkin postingan ini delete soon

baca sampai bawah ya..

Siang itu di stasiun Manggarai sedang hujan. Sambil duduk nunggu kereta, ada ibu yang bawa 3 anaknya (anak pertama baju biru 7tahun, anak kedua baju hitam 4tahun, anak ketiga yg digendong 1tahun).

Beliau nanya arthur umur berapa, udah bisa apa, dll.

Basa basi nanya dan sedikit ngobrol akhirnya kami tanya ibu itu mau pergi kemana. Beliau bilang mau ke RS kanker dharmais beli obat untuk anak yg no.2 karena terdiagnosa leukimia. Beliau juga cerita, sebentar lagi anaknya mau tes lab untuk cangkok sumsum tulang belakang yg donornya adalah si ibu. Kalau cocok akan segera dilakukan operasi pencangkokan. Ya Allah…

Waktu ditanya suaminya kerja dimana. Ternyata suaminya sudah Almarhum tahun lalu, waktu abis lahiran anak nya yang ketiga. Meninggal karena kecelakaan saat kerja, kecelakaan kelindas truk kontainer. Innalilahi 😭

*mendadak hening. yang duduk di kursi tunggu disitu jadi dengerin si ibu semua*

Aku langsung peluk arthur di gendongan. Mama kasih sangu untuk anak-anak ibu itu, walaupun nggak seberapa.

Nggak tau ibu itu kerja apa dan namanya siapa malah ngga sempet nanyain. Beliau tinggal di cibarusa, cikarang. Semoga anaknya yang sakit segera diberi kesembuhan. Dan segala beban si ibu diringankan. Amin 🙏🏻

Ketika kita sedang mengalami musibah Kadang kita merasa Tuhan nggak adil dan hidup ini seakan hancur. Kadang kita protes kepada TUhan, kenapa ujian seperti ini harus diberikan kepada kita. Tapi kemudian Tuhan menegur kita bahwa ada keadaan yang jauh lebih sulit dari yang kita alami dan meyakinkan kita bahwa kita pasti bisa menjalani ujianNya.

Jangan lupa bersyukur hari ini…🙏🏻


.

.

.


2 minggu kemudian.. lingga nge tag postingan ini di facebook. Awalnya dia kasih tau kalau nemu informasi tentang ibu ini. TApi setelah aku ikutin postingannya dan baca komennya…


  

TOLONG di BACA SAMPE BAWAH.

Hari ini,dikereta jurusan Bekasi – Manggarai secara kebetulan saya bertemu dengan wanita yang sekaligus menjadi Ibu Tangguh.

Namanya ibu ati,usia nya 29 tahun.

Ibu ati mempunyai 3 orang anak yang semua nya adalah lelaki, yang pertama namanya Joras (7th) Aris (5th) dan Naufal (1th)

Ibu ati bekerja sebagai tukang cuci baju di daerah cikarang.

Si ibu mau ke RS Dharmais untuk kemoterapi anak nya yang ke 2,Aris.

Sejak usia 2 tahun Aris terkena penyakit Leukimia,sehingga harus di kemo setidaknya sampai 11x lagi (harus menjalani kemoterapi sebanyak 12x)

Suami ibu ati baru meninggal setahun yang lalu,

Tepat setahun yang lalu Tanggal 11 febuari tahun 2016

Saat bu ati berjuang melahirkan anak nya (Naufal) suami bu ati meninggal dunia terlindas truk kontainer di Bogor.

Saat ini ibu ati tinggal di kotrakan di daerah cikarang cibarusah.

Tiap sebulan sekali beliau mengantar anak nya untuk kemoterapi,mereka ber 3 tinggal di rumah singgah di belakang Rs Dharmais

Ibu ati harus selalu mengajak anak2nya kemanapun karena tidak ada yang menjaga anak2nya.

Ketiga anak ibu ati sangat sopan,ketika di stasiun manggarai,saya mengajak mereka semua untuk membeli makanan yang mereka suka,tapi tak ada 1 pun yang mereka ambil,si ibu tiba2 menolak karena ternyata aris tidak bisa makan kecuali makanan tersebut dihaluskan,dan sang kakak pun tidak mau mengambil makanan karena selalu ingat untuk memberikan ke adik nya yang tidak bisa bebas makan karena penyakit nya.

Akhirnya ibu ati hanya mengambil sebotol air mineral untuk mereka minum.

Saat ini biaya kemo di tanggung oleh BPJS termasuk darah sebanyak 3 kantong untuk cuci darah (darah yang dibutuhkan AB+) jika lebih dari 3 kantong,si ibu harus membayar 500rb untuk tiap kantong tambahan nya.

Note:

– Aris memakai kemeja biru

– Hp yang dipegang aris adalah hp pinjaman dari ibu maemunah.

– Foto dan video diambil secara Candid

– Saya tidak menanyakan nomer rek beliau agar para dermawan yang baik hati bisa datang langsung ke kediaman beliau untuk melihat langsung sekaligus mengetahui perkembangan beliau dan ketiga anak nya.

————————

!!!!! UPDATE 16 feb 17 !!!!

Berdasarkan info yang saya dapatkan dari tetangga korban (via tlp)

(FOTO UPDATE TERBARU TERLAMPIR)

– suami ibu ati / ibu mega ini alhamdulillah masih sehat sampai saat ini

– alamat dan nomer tlp ibu ati/mega sengaja saya hapus agar menghindari para dermawan yang mendatangi beliau karena alamat tidak valid.

– beberapa tetangga ibu ati/mega banyak yang mengkonfirmasi berita ini

– sudah ada yang langsung datang meng kroscek alamat beliau dan langsung datang ke ketua RT dan ternyata Tidak Ada ibu tersebut di lingkungan nya (bisa dilihat di komentar pada postingan berikut nya)

– nomer yang diberikan beliau sampai saat ini tidak bisa di hubungi dan sms pun tidak dibalas

– beliau bukan tinggal di kontrakan ibu maemunah,tetapi beliau tinggal di kontrakan ibu Bosih

– entah apa yang dimaksud beliau dengan semua cerita nya,semoga dengan ada nya postingan ini kita semua tidak kapok untuk tetap berbuat dan berprasangka baik kepada orang lain.

Saya berterima kasih untuk semua respon yang baik, doa-doa yang tulus dan pengingat yang baik dari semuanya.

Sekali lagi,niat saya dari awal memang sengaja tidak menanyakan Nomer Rekening agar bisa langsung mendatangi kediaman si ibu dan mengkroscek secara langsung keadaannya baik melalui tetangga atau orang lain di sekitar beliau.

Awalnya aku berdoa semoga beban si ibu diringankan… sekarang aku cuma bisa berdoa semoga si ibu diampuni segala dosa – dosa nya..

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s