Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif #Day4 – Mainan Pintu

Hari ini, Arthur masih belajar orientasi mobilitas seperti kemarin-kemarin. Setiap hari aku kasih dia pelajaran ini, karena Arthur memang sedang aktif-aktifnya berjalan kesana kemari. Biar dia hafal ruangan didalam rumah dan letak benda-benda di dalam rumah. Penerapan kaidah KISS selalu coba aku terapkan dalam pelajaran orientasi mobilitas ini. Walaupun kadang kalau Arthur udah nggak bisa dibilangin, aku masih memakai intonasi yang tinggi. Tapi setelah itu nyesel sendiri kalau abis ngomel begitu. Mencoba menerapkan untuk nggak bilang “jangan” “nggak boleh” “tidak” itu yang masih susah banget. Selain karena belum terbiasa, aku harus memutar otak untuk mengganti dengan kalimat lain.

Seperti misalnya hari ini, Arthur lagi suka mainan pintu di buka tutup. Kadang aku biarin tapi tetep diawasin. Tapi takut juga kan nanti kalo dia kejepit, kejedot pintu atau ngeglebak.

❌ : “Arthuuurrr… hayooo.. no no no.. jangan main pintu ah.. ntar kalo kejepit sakit itu kakinya” 

Setelah aku pikir lagi, aduhh salah ni kata-katanya. Coba muter otak, supaya nggak keluar kata “jangan” dan “nggak boleh”. Dan coba juga menerapkan poin 7-38-55, (7% kata-kata, 38% intonasi suara dan 55% bahasa tubuh). 

Anak usia 12-18 bulan lebih memahami pesan yang disampaikan melalui nada suara dan ekspresi wajah dibandingkan kata-kata yang kita ucapkan. Sehingga, ketika orang tua mengajak anak berbicara sebaiknya sambil menggunakan ekspresi wajah dan intonasi suara yang sesuai dengan kata-kata yang diucapkan. It’s okay to be silly! 

(Anti Panik Mengasuh Bayi 0-3Tahun – TigaGenerasi)

✅ : “Arthur, kalau mainan pintu gini nanti pintunya bisa rusak, kalau pintunya rusak nanti tikusnya bisa masuk lho.. Udah yuk main pintunya, kita main di kamar aja..” 

✅ : “Arthur, kalau pintunya dibuka tutup gini nanti bisa kejepit kena kaki / tangannya Arthur. Nanti sakit bisa keluar darahnya, terus Arthur nangis lho. Udah yuk mainan pintunya, dadah pintu.. bye byee Arthur mau makan puding dulu. Dimana ya pudingnyaa… Wah didalam kulkas, ayoo kita ke kulkas yuk ambil puding”

Walaupun kadang tetep nggak mempan juga bilangin Arthur, dia masih suka mainan pintu. Karena kalau udah suka dan sibuk dengan sesuatu, kadang nggak di gubris sama Arthur. Dan kalau pintunya diganjel supaya nggak bisa dimainin buka tutup, dia merengek marah dan menangis. Jadi harus sambil dialihkan untuk melakukan kegiatan yang lain, dan katakan “byebye” ke pintu.

#level1

#day4

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbunsayiip

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s