Buku “HAPPY MOMS” – Catatan Perjalanan Ibu Menjemput Kebahagiaan

Buku “HAPPY MOMS” – Catatan Perjalanan Ibu Menjemput Kebahagiaan

Mungkin pada banyak yang bertanya, bagaimana aku move on saat Arthur terdiagnosa ROP stage 5.

Jawabannya ada di buku “HAPPY MOMS” ini.

Buku pertama yang aku tulis, bersama dengan teman –  teman di rumah belajar menulis IIP Yogyakarta. Banyak kisah perjuangan para ibu untuk menjemput dan mendapatkan kebahagiaan, yang dituliskan di buku ini. Salah satunya adalah bagaimana kisahku, untuk “move on” ketika Arthur terdiagnosa ROP stage 5 dan kehilangan penglihatannya. Karena seorang ibu memiliki hak untuk mendapatkan kebahagiaan, meskipun banyak ujian yang harus dihadapinya.

Untuk Order Buku “Happy Moms” ini, silahkan isi form berikut :

Pemesanan Buku “Happy Moms” http://bit.ly/OrderBukuHappyMoms

 

#bukuantologi

#happymoms

#goodbooks

#rumbelmenulis

#ibuprofesionaljogja

#selamathariibu

Advertisements
Bermain Stacking Donuts

Bermain Stacking Donuts

Mainan ini banyak ditemukan di toko mainan. Mulai dari abang-abang mainan keliling, toko mainan di pinggir jalan, sampai toko mainan bermerek di dalem mall menjual mainan ini. Harganya juga macem-macem. Tergantung mau yang biasa aja, ada rodanya, atau yang ada merknya (misal kayak merk f*sher p*ice). 

Permainan ini cukup “menantang” untuk dilakukan oleh anak yang memiliki hambatan penglihatan. Karena membutuhkan koordinasi mata, tangan, dan otak.

Setiap kali ada permainan yang membutuhkan koordinasi mata dan tangan, aku ngerasa baper. Karena cukup sulit untuk mengajarkannya ke Arthur. Tapi keyakinanku adalah “Arthur pasti bisa dengan caranya sendiri”. Keyakinanku itu membuat kebaperan tidak hinggap lama-lama.
Biasanya, anak yang awas bermain Stacking Donuts dengan cara menirukan saat dia diberikan contoh, dia pun bisa membedakan ukuran besar kecil dengan melihatnya. 

Lalu bagaimana cara mengajarkan anak dengan hambatan penglihatan bermain Stacking Donuts ini?

Kita harus memaksimalkan indra perabanya. Dengan memegang kedua tangannya dan menginformasikan tentang besar, kecil, dan bagaimana bentuk donat tersebut. Serta membantunya untuk meletakkan di tempatnya sesuai dengan urutannya, sambil berhitung. Arthur belum bisa main sendiri, jadi masih harus diajari untuk diarahkan. 

Pelajaran yang didapat :

1. Counting

2. Menyusun benda

3. Mengenak konsep besar – kecil

4. Mengurutkan benda besar – kecil

5. Meningkatkan kemampuan 

6. Koordinasi antara kedua tangan

7. Belajar meletakkan benda pada tempatnya

8. Belajar mengira-ngira posisi suatu bendaa

9. Koordinasi antara otak, mata, dan tangan (untuk anak awas)

10. Mengenal warna (untuk anak awas)

#Day7

#tantangan10hari #level6 #kuliahbunsayiip #ILoveMath #MathAroundUs 

Counting Beads On Pipe Cleaner

Counting Beads On Pipe Cleaner

Bahan : 

beads

pipe cleaner
Cara memainkan :

Ajak anak untuk memasukkan beads ke pipe cleaner satu persatu sambil menghitung beads nya (seperti kegiatan meronce).
Anak balita yang awas saja butuh konsentrasi untuk melakukan hal ini, bagaimana dengan anak balita yang memiliki hambatan penglihatan? 

Untuk anak yang memiliki hambatan penglihatan kita bantu dengan memegang kedua tangannya untuk mengarahkannya agar bisa mengira-ngira saat memasukkan beads ke pipe cleaner sambil menginformasikan bentuk benda tersebut. Dimana letak lubang beadsnya dan dimana letak ujung pipe cleaner. 

Bermain beads dan pipe cleaner ini, selain belajar berhitung juga bisa digunakan untuk melatih kreatifitas anak dan sebagai media belajar pertambahan pengurangan sederhana. Tapi untuk anak seusia Arthur belum saat nya dia bisa memahami hal tersebut. 

Untuk ide-ide lain bermain dengan Pipe cleaner dan Beads ini bisa juga lihat di pinterest.

Pelajaran yang didapat :

  • counting
  • meronce
  • melatih kreativitas anak
  • thumbs and finger activity
  • melatih kesabaran dan konsentrasi
  • melatih ketajaman indra peraba
  • belajar mengira-ngira posisi suatu benda

     

    #Tantangan10Hari

    #Level6

    #ILoveMath

    #MathArroundUs

    #KuliahBunsayIIP

    DIY counting beads 1-5 (Quiet book page ideas)

    DIY counting beads 1-5 (Quiet book page ideas)

    Bahan :

    kalungnya mama jaman cabe2an

    kain flanel

    jarum
    cara membuat :

    1. Gunting kalung, benangnya jangan dibuang. Benangnya dibagi 5 untuk dipakai meronce.
    2. Ronce beads (manik-manik) nya. isi masing-masing 1 sampai 5 biji.  
    3. dengan bantuan jarum, pasang ke kain flanel dan ditali kenceng di belakangnya. 
    4. sudah jadi dan siap dimainkan. 
    Sebenernya benang bisa juga diganti dengan menggunakan pipe cleaner, supaya tidak gampang putus. tapi stok pipe cleaner nya nggak cukup jadi aku pake benang. Semoga aja sama Arthur sekali main nggak langsung ambyar πŸ˜…

    Yang didapat anak saat bermain counting beads ini antara lain :
    – belajar berhitung

    – belajar menggeser-geser benda kecil 

    – finger and thumbs activities

    – pre braille skills

    – belajar mengenal warna untuk anak awas

     

    #Tantangan10Hari

    #Level6

    #ILoveMath

    #MathArroundUs

    #KuliahBunsayIIP

    DIY – counting stick 1-10

    DIY – counting stick 1-10

    Bahan :

    Stick es krim 10 pcs

    cat timbul

     

    cara membuat :

    Tulis titik – titik, masing-masing 1 sampai 10 dengan cat timbul ke stick es krim.


    cara main :

    Ajak anak menghitung jumlah titik dengan meraba jumlah titik yang ada di stick tersebut.

     

    Yang didapat saat belajar dengan counting stick ini antara lain:

    βœ” belajar berhitung

    βœ” mempertajam indra peraba

    βœ” pre-braille skill

     

     

    #Tantangan10Hari

    #Level6

    #ILoveMath

    #MathArroundUs

    #KuliahBunsayIIP

    Bermain dan Belajar Dengan Buku

    Bermain dan Belajar Dengan Buku

    Bagi Arthur, buku adalah salah satu teman bermain nya.

    Usia Arthur saat ini, tentu saja belum bisa diajari untuk membaca. Tapi memperkenalkannya dengan buku dan bermain-main dengan buku. Untuk mengajarkannya Literasi dini. Yaitu kemampuan untuk menyimak dan memahami bahasa lisan dan komunikasi.

    Untuk anak seusia Arthur dan juga hambatan yang dimiliki Arthur, bukan menjadi penghalang untuk dia dalam bereksplorasi, bermain dan belajar dengan buku.

     Saya lebih memilih menggunakan activity book sebagai media buku Arthur. Seperti buku touch and feel, touch and trail, sound book, dan yang lainnya. Yang bisa dia eksplorasi melalui indra lainnya tanpa harus menggunakan indra penglihatan.

    Banyak hal yang didapat saat bermain dan belajar menggunakan buku-buku tersebut. Tidak hanya untuk media belajar membaca saja. Tapi ada aktivitas lain seperti meraba, belajar berhitung, mendengarkan dan juga makna cerita yang ada di dalam buku tersebut.

    Menceritakan isi buku kepada anak, juga memberikan stimulasi kepada anak untuk berbicara. Apalagi disaat usia anak sedang dalam tahap meniru atau belajar ngomong, biasanya membantu dalam menambah perbendaharaan kosa kata nya.

    #aliranrasa #gamelevel5 #ToThingsChangeIMustChangeFirst

    #BunsayIIP #InstitutIbuProfesional