Bunda sebagai agen perubahan #NHW9

Bunda sebagai agen perubahan #NHW9

BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN

Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.
Rumus yang kita pakai :
PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE

Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.
Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.

Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.
Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.
Mulailah dari yg sederhana, lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yg dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yg sama dengan kita.
Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita.
Bagaimana caranya?


Minat

Hobi

ketertarikan

Skill

Hard

Soft

Isu Sosial Masyarakat Ide Sosial
 

Internet

Bisnis Online

 

 

Berjualan online / marketing

Persaingan harga antar sesama pengrajin drumband

Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri dari sector UMKM

Menambah lapangan pekerjaan

 

Sekolahan

Pelatih

Suporter pertandingan

Target market alat music drumband

Berjualan alat music drumband secara online

Membuka Showroom offline

Membuat perusahaan yang berbadan hukum

Produksi dengan quality control yang bagus sehingga tidak kalah saing dengan buatan pabrik / impor.

Parenting Semangat

Berbagi pengalaman, sharing, dll melalui social media& blog

 

Masih kurangnya edukasi dari tenaga medis mengenai penanganan bayi premature.

Masih adanya diskriminasi terhadap penyandang disabilitas.

Fasilitas umum untuk penyandang disabilitas masih ada yang belum sesuai dengan fungsi dan ketentuannya.

Seluruh lapisan masyarakat.

 

 

 

Sosialisasi dengan Aktif di komunitas dan juga menulis di blog.

Memberikan pemahaman kepada pemerintah danpihak terkait, agar membuat sarana dan prasarana penyandang difabel sesuai dengan fungsi dan ketentuannya.

 

Advertisements
MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS #NHW8

MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS #NHW8

Tulisan ini untuk memenuhi tugas mingguan NICE HOMEWORK #8 di Institut Ibu Profesional

# MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS #




a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)

Sebenarnya mau saya ambil semua.hehehe… tapi yang akan lebih saya fokuskan dan menurut saya yang paling penting adalah : mendidik dan membersamai arthur (dan juga adik-adiknya kelak)

b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :

1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)

Saya ingin menjadi seorang ibu yang bisa mendidik dan menjadikan seorang anak bukan hanya menjadi anak biasa-biasa saja. Meskipun dengan keterbatasan yang dimiliknya, saya ingin arthur menjadi orang yang hebat nanti nya.

2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)

Memberikan pendidikan untuk arthur. Menyiapkan bekal pendidikannya sedini mungkin. Agar dia bisa dan sanggup mandiri meskipun dengan keterbatasannya. Dan juga saya akan membimbing apa yang menjadi passion nya kelak.

3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)

Memiliki keluarga yang selalu harmonis dan bahagia. Suami dan anak-anak yang hebat.

Dengan kekurangan yang ada pada arthur, saya ingin mengembangkan apa yang menjadi passion nya kelak. Agar menjadi kelebihan yang dia miliki. Tanpa harus memaksakan apa yang menjadi keinginan kami sebagai orangtua.

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:

1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

 Keluarga yang bahagia. Suami yang setia, selalu sayang, perhatian dan saling mendukung satu sama lain. Anak-anak yang selalu ceria, pintar, sehat. Dan menjadi orang sukses dan hebat suatu hari nanti.

2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)

Prinsip-prinsip mendidik dan membersamai arthur juga akan saya lakukan kepada adik-adik arthur kelak. Tanpa membedakan arthur dengan adik-adiknya.  Arthur memang anak special, tapi saya tidak ingin menjadikannya special dengan membedakannya dengan anak yang lain.

3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

Selalu ber ikhtiar. Juga fokus terlebih dahulu dalam tumbuh kembang arthur, motorik skill, dan memaksimalkan sisa penglihatannya.

Semoga perjuangan saya menjadi seorang ibu akan berbuah manis suatu hari nanti , dengan memiliki anak-anak yang hebat.

Menjadi Produktif dan Bahagia #NHW7

Menjadi Produktif dan Bahagia #NHW7

 Tulisan ini untuk memenuhi tugas mingguan NICE HOMEWORK #7 di Institut Ibu Profesional

TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF

Bunda dan calon bunda yang masih semangat belajar sampai NHW #7. Selamat, anda sudah melampaui tahap demi tahap belajar kita dengan sabar.

Setelah kita berusaha mengetahui diri kita lewat NHW -NHW sebelumnya, kali ini kita akan mengkonfirmasi apa yang sudah kita temukan selama ini dengan tools yang sudah dibuat oleh Abah Rama di Talents Mapping.

Segera cocokkan hasil temu bakat tersebut dengan pengalaman yang sudah pernah teman-teman tulis di NHW#1 – NHW #6
Semua ini ditujukan agar kita bisa masuk di ranah produktif dengan BAHAGIA.

🍀 Ketahuilah tipe kekuatan diri (strenght typology) teman-teman, dengan cara sbb :

1⃣masuk ke www.temubakat.com

2⃣isi nama lengkap anda, dan isi nama organisasi : Ibu Profesional
jawab Questioner yang ada disana, setelah itu download hasilnya

3⃣Amati hasil dan konfirmasi ulang dengan apa yg anda rasakan selama ini.

4⃣ Lampirkan hasil ST30 (Strenght Typology) di Nice Homework #7

🍀 Buatlah kuadran aktivitas anda, boleh lebih dari 1 aktivitas di setiap kuadran

Kuadran 1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA

Kuadran 2 : Aktivitas yang anda SUKA tetapi andaTIDAK BISA

Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda BISA

Kuadran 4: Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA

 


 

 

Berikut link  hasil dari temubakat.com
http://temubakat.com/id/index.php/main/result?p=0359fc3f0cfc1fde1c597212463a6e37&y=1989&m=05&d=24
  

RANNY ADITYA DEWI, anda adalah orang yang selalu berpikir “pasti ada jalan dan atau cara yang lebih baik” , senang mengkomunikasi ideanya , suka mengumpulkan berbagai informasi atau teratur , berpikiran strategic, senang mengkomnikasikan sesuatu, banyak idea dan senang menonjolkan kelebihan , suka berhubungan dengan orang , baik utk mempengaruhi, bekerjasama atau melayani, dan bertanggung jawab , suka melayani orang lain dan mendahulukan orang lain , memiliki intuisi dalam memilih jalan terbaik menuju tujuan , senang menghayal tentang apa yang mungkin terjadi jauh kemasa depan.

Bisa Tidak Bisa
Suka –        Membersamai Arthur (main, belajar, dll)

–          Nulis di blog (tergantung mood sih)

–          Online : Main sosmed, liat onlineshop, baca artikel, chatting, dll

–          Jualan online

–          Merencanakan liburan

–          Melakukan me time versi saya

 

–          Olahraga

–       Memasak

–          Membantu (sebenernya melanjutkan) usaha orang tua di bidang produksi alat music drumband à masih bingung mau mulai darimana dan bagaimana

Tidak Suka –          Mencuci, Setrika

–          Beberes dan bersih – bersih Rumah

 

–          Berdebat

–          Memimpin sesuatu

–          Berbicara di depan orang banyak

 

Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal #NHW6 

Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal #NHW6 

Tulisan ini untuk memenuhi tugas mingguan NICE HOMEWORK #6 di Institut Ibu Profesional

 


BELAJAR MENJADI MANAJER KELUARGA HANDAL



Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal”

Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu
” RUTINITAS ”

Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita “Merasa Sibuk” sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.

 
Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :

 

1⃣ Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

penting

– mendidik dan membersamai arthur, memantau tumbuh kembangnya.

– melakukan hal produktif : berjualan online, melakukan pekerjaan domestik

– belajar : baca2, ngeblog, sharing, belajar braille

tidak penting

– buka sosmed / internetan untuk hal yang tidak penting, seperti liat akun gosip, kepo2, stalking

– window online shopping di instagram / marketplace.

– ikut tidur saat arthur tidur pagi/siang

 

2⃣Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?

Untuk hal yang penting, seperti menemani arthur karena saya tanpa ART dan bisa nitip arthur ke ibu hanya saat ibu sudah selo. Bisasanya saya tinggal untuk makan, mandi, sholat, beberes sebentar.

Tapi masih banyak unpredictable time nya, karena menuruti kemauan arthur. Sehingga waktu banyak untuk anak tetapi susah untuk disambi aktivitas lainnya. Masih harus Pinter2 mencuri waktu.

 

3⃣Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.

👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻

 

4⃣Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut)

04.00-08.00 beberes, cuci, arthur sarapan dan mandi

08.00-10.00 arthur tidur pagi, mama mandi, sarapan, dll

10.00-12.00 arthur ngemil, main/ belajar, makan siang

12.00-16.00 arthur sama eyang/ tidur siang. mama makan siang, menyelesaikan pekerjaan domestik atau melakukan hal produktif

16.00-18.00 arthur mandi , makan sore

18.00-20.00 ngaji sama arthur, main , videocall ayah kalau lagi LDR/ family time kalau lagi ngumpul.

20.00-23.00 arthur tidur, mama belajar & mengerjakan yang harus diselesaikan. Me time : nonton film, drakor, dll

 

5⃣Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.

– ini sedikit susah, saat unpredictable time tiba2 datang. Misalnya tidak ada yang bisa dititipi arthur atau arthur tidak mau tidur pagi/siang. Sehingga pekerjaan yang lain tidak ter handle. Atau mama nenenin & ngelonin arthur, eh malah ikutan bablas tidur juga 😅

– Yang jelas Agenda akan berubah jika ada acara di luar rumah.

 

6⃣Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7)

👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻

 

7⃣Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik? kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻

 

Learn How To Learn #NHW5

Learn How To Learn #NHW5

Tulisan ini untuk memenuhi tugas mingguan NICE HOMEWORK #5 di Institut Ibu Profesional

📝 *BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR*📝

(Learning How to Learn)

Setelah malam ini kita mempelajari tentang “Learning How to Learn” maka kali ini kita akan praktek membuat *Design Pembelajaran* ala kita.

Kami tidak akan memandu banyak, mulailah mempraktekkan “learning how to learn” dalam membuat NHW #5.

Munculkan rasa ingin tahu bunda semua tentang apa itu design pembelajaran.

Bukan hasil sempurna yg kami harapkan, melainkan “proses” anda dalam mengerjakan NHW #5 ini yg perlu anda share kan ke teman-teman yg lain.

Selamat Berpikir, dan selamat menemukan hal baru dari proses belajar anda di NHW #5 ini.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/


Belajar bagaimana belajar…
Sebelumnya, flashback ke jaman sekolah atau kuliah dulu. Mengenai cara belajar yang sudah pernah dilakukan.
Yah jujur aja, aku nggak jauh dari nyontek apa nyimpen contekan kalo pas ujian. hehehee… Soalnya jaman sekolah dulu rasanya males banget kalo menghafal. Otaknya mau nya mikir yang seneng-seneng aja. Nah mungkin ini yang salah dalam cara belajar ku dulu. Belajar dengan menghafal, ketika nggak fokus langsung ambyar semuanya. Kadang kalau guru apa dosen lagi jelasin, pikiranku melayang entah kemana. Hahahaha… Kecuali dijelaskan dengan contoh cerita atau logika dengan bahasa yang menarik. Karena penjelasan teori dengan bahasa yang berat sangatlah membosankan. Aku lebih suka langsung dengan realita.

Aku paling nggak suka dengan berdebat, presentasi, ngomong di depan kelas. Kalau lagi diskusi aku jadi pendengar yang baik nggak banyak tanya. Kalau kelompok lagi presentasi, aku ikutan bikin tugas nya tapi kalo lagi presentasi numpang nampang aja. Hahaha… Soalnya aku type orang yang nggak pinter ngomong di depan orang banyak. Bisa bingung, takut gelagapan sendiri nanti, hehehehe… Jadi, sepertinya aku kurang cocok menjadi fasilitator.

Dan aku masih harus belajar lagi menambah ilmu ku. Nah proses belajar ini bagaimana ya??

– Aku kudu banyak membaca baik buku, artikel, maupun sharing pengalaman orang lain.
– Mendatangi seminar atau workshop yang berhubungan dengan ilmu yang sedang dipelajari.
– Banyak Bertanya ttg hal yang belum kita tahu kepada fasilitator ilmu yang sedang didalami tersebut.
– Belajar ngomong didepan orang banyak. Walaupun kadang minder soalnya logat medok keliatan banget, hahahaha
– Suasana yang mendukung, nyaman, santai dan tidak membosankan.
– Fasilitas yang mendukung kegiatan belajar.
– Cara penyampaian yang enak dan tidak membosankan, dengan bahasa yang simpel dan tidak berat.

Seperti yang ibu septi pernah katakan, sebelum kita mendalami suatu ilmu untuk dipelajari. Lebih baik kita mencoba untuk menyukai ilmu itu dulu agar proses belajar terasa lebih menyenangkan dan apa yang didapat dengan mudah dicerna. Agar ketika di tengah jalan nanti, tidak terjadi rasa bosan untuk melanjutkan apa yang sudah dipelajari.

Mendidik Dengan Kekuatan Fitrah #NHW4

Mendidik Dengan Kekuatan Fitrah #NHW4


 

Tulisan ini untuk memenuhi tugas mingguan NICE HOMEWORK #4 di Institut Ibu Profesional

 



📚NICE HOME WORK #4

🍀MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH 🍀

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

Bismillah… saya tetap yakin dengan jurusan yang telah saya pilih. Yaitu parenting khususnya special needs kids. Namun ada poin yang harus saya tambahi. Yaitu tidak hanya mengenai parenting saja tetapi juga bagaimana menjadi ibu dan istri yang bermakna bagi keluarga.

b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

Saya sudah melakukan checklist harian meskipun belum semua dilakukan. Misalnya  : belajar huruf braille, saya paham namun belum menguasai sepenuhnya.

Dan juga ada beberapa poin yang belum sempat saya lakukan karena saya terkadang masih bingung akan dimulai darimana dan harus bagaimana. Yaitu belajar untuk kembali produktif secara finansial dengan melanjutkan usaha keluarga.

c. Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Saya memang hanyalah seorang “ibu baru” yang belum banyak pengalaman. Tetapi setelah saya melahirkan anak prematur dan memiliki kebutuhan khusus, saya ingin berbagi pengalaman. Meskipun pengetahuan saya ini memang belum ada apa – apanya dibandingkan dengan para admin di komunitas. Tetapi dari merekalah saya belajar. Karena diluar sana informasi mengenai prematuritas dan segala resiko pembawanya masih kurang. Dilihat dari beberapa kasus ROP seperti yang dilami anak saya, karena faktor masih kurang nya informasi dari pihak medis dan ketidak pahaman orangtua.  (Cerita tentang ini bisa baca di postingan blog saya). 

Memang setelah mengetahui keadaan arthur yang demikian, saya sangat down. Ibu mana yang tidak sedih ketika mengetahui anaknya kehilangan indra penglihatannya. Pikiran macama -macam datang ke otak saya. Bagaimana masa depan arthur, bagaimana arthur bersosialisasi dengan lingkungan, dan lain nya. Namun kemudian saya masuk ke komunitas para orangtua dengan anak berhambatan penglihatan dan saya melihat beberapa anak. Mereka bisa main gadget, internetan, main sepeda roda dua, menikmati liburan, bermain musik, membaca Al Quran, dan banyak aktifitas lain seperti anak pada umumnya. Ternyata kehilangan indra penglihatan bukan menjadi penghambat mereka beraktifitas seperti anak awas lainnya. Bahkan beberapa anak dapat menunjukkan talenta nya, menjadikan kekurangannya sebagai suatu kelebihan dari dirinya. Saya menjadi semangat dan ingin menularkan apa yang saya tahu, ilmu yang saya dapat, dan saemangat yang ada . Bahwa disabilitas bukan akhir dari dunia. Dan untuk para orangtua dengan anak yang tanpa kekurangan suatu apapun, semoga selalu diajarkan untuk menghormati orang lain dan tidak membedakan para penyandang disabilitas. stop bullying! Karena masih  adanya diskriminasi dan rendahnya toleransi masyarakat terhadap para penyandang disabilitas.

Misi Hidup : mendidik arthur agar menjadi anak yang hebat dan berprestasi, dan juga memberikan / menularkan semangat ke orang lain bahwa disabilitas bukan akhir dari segalanya.

Bidang : Pendidikan Ibu dan Anak dengan disabilitas.

Peran : Inspirator

d.  Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut. 

Untuk bisa menjadi ahli di bidang Pendidikan Ibu dan Anak tersebut maka tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh sebagai berikut :

1. Bunda Sayang

  • Terus memberikan pola pengasuhan dan pendidikan anak yang terbaik. Dengan belajar dari pengalaman orang, orangtua, maupun membaca buku/ artikel tentang parenting. Tidak menerima segala informasi yang didapat namun Menyaring telebih dahulu.
  • Berdiskusi dan belajar dengan para inspirator special needs kids parents.
  • Mengikuti komunitas ataupun gathering yang berhubungan dengan apa yang sedang saya pelajari.
  • Selalu memantau tumbuh kembang anak
  • Mempersiapkan bekal pendidikan dasar untuk masuk ke pendidikan formal.
  • mengoptimalkan sisa indra penglihatannya dengan terus dilatih dengan cahaya dan mainan berwarna terang.
  • Saya harus rajin Belajar braille.

2. Bunda Cekatan

  • Lebih pintar dalam memanage waktu dalam mengurus keperluan anak, suami, rumah, dan keperluan diri sendiri.
  • Lebih cekatan dalam mengurus keuangan keluarga
  • Belajar lebih pintar memasak.
  • Mendelegasikan pekerjaan-pekerjaan yang bisa didelegasikan.
  • Memanfaatkan waktu untuk ber-me time

3. Bunda Produktif

  • Membantu bisnis orang tua di jogja. Karena suatu saat pastilah saya yang melanjutkan usaha ini. Namun kadang saya masih bingung mau dimulai darimana dan harus bagaimana.
  • Belajar mengenal dan menjalin relasi-relasi yang sudah ada.
  • Belajar mengenai strategi pemasaran.
  • Mengaktifkan online shop pribadi,  meskipun hanya untuk sekedar hobi dan mengisi waktu.
  • Nge-blog. Di blog saya bisa mencurahkan pikiran, dan juga bercerita / sharing pengalaman saya. Menulis di blog, entah tentang apapun itu tulisannya adalah suatu hal yang produktif.

 

e. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

Saya menetapkan KM 0 saat usia 26 tahun, saat saya menjadi seorang ibu. Dan saat ini saya masih dalam proses untuk belajar menguasai ilmu bunda sayang. Dengan target minimal 10.000 jam terbang dan dilakukan maksimal 12 jam perhari.

KM 0 – KM 1 / tahun 1 : menguasai ilmu bunda sayang

KM 1 – KM 2 / tahun 2 : menguasai ilmu bunda cekatan

KM 2 – KM 3 / tahun 3 : menguasai ilmu bunda produktif

 

f. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

Sudah saya koreksi kembali melalui tugas di NHW ke 4 ini. Dan beberapa poin yang belum saya lakukan, akan sesegera mungkin saya lakukan.

f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

Bismillahirahmanirahim….

Indikator Profesionalisme Perempuan #NHW2

Indikator Profesionalisme Perempuan #NHW2

Tulisan ini untuk memenuhi tugas mingguan NICE HOMEWORK #2 di Institut Ibu Profesional


# Indikator Profesionalisme Perempuan  #

Bunda, setelah memahami tahap awal menjadi Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga. Pekan ini kita akan belajar membuat

📝“CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME PEREMPUAN”📝
a. Sebagai individu
b. Sebagai istri
c. Sebagai ibu

Buatlah indikator yg kita sendiri bisa menjalankannya. Buat anda yang sudah berkeluarga, tanyakan kepada suami, indikator istri semacam apa sebenarnya yang bisa membuat dirinya bahagia, tanyakan kepada anak-anak, indikator ibu semacam apa sebenarnya yang bisa membuat mereka bahagia.Jadikanlah jawaban-jawaban mereka sebagai referensi pembuatan checklist kita.

Buat anda yang masih sendiri, maka buatlah indikator diri dan pakailah permainan “andaikata aku menjadi istri” apa yang harus aku lakukan, “andaikata kelak aku menjadi ibu”, apa yang harus aku lakukan.
Kita belajar membuat “Indikator” untuk diri sendiri.

Kunci dari membuat Indikator kita singkat menjadi SMART yaitu:
– SPECIFIK (unik/detil)
– MEASURABLE (terukur, contoh: dalam 1 bulan, 4 kali sharing hasil belajar)
– ACHIEVABLE (bisa diraih, tidak terlalu susah dan tidak terlalu mudah)
– REALISTIC (Berhubungan dengan kondisi kehidupan sehari-hari)
– TIMEBOND ( Berikan batas waktu)

 


 



1. Sebagai individu 

  • Menomor satukan kepentingan keluarga (anak dan suami) diatas segalanya.
  • Melakukan apa yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab, sebagai istri dan sebagai ibu.
  • Kebutuhan “Me Time” sangat diperlukan. untuk me refresh otak dan hati. Me time versi saya misalnya liburan, jalan-jalan, belanja, ke mall, ke salon, nonton drama/film, bertemu dengan teman-teman.
  • Bisa menghasilkan pendapatan, diluar pendapatan dari suami.
  • Bisa memanage waktu dalam mengurus pekerjaan rumah tangga. Sebenernya ini agak susah juga karena ketika semua sudah terencana tetapi kadang si bayi malah nggak bisa disambi-sambi.
  • Stop berpikir berlebihan dan apa yang orang lain pikirkan tentang kamu bukan urusanmu.

 

 

2. Sebagai Istri (versi suami)

  •  Setiap malam bercerita tentang apa yg dilakukan hari ini.
  •  Memberikan pendidikan dan ilmu pengetahuan kepada anak setiap hari.
  • Melakukan pekerjaan rumah (pekerjaan domestik rumah tangga) minimal 2x seminggu
  • Diskusi mengenai rencana keuangan minimal 2x sebulan
  • Merancang liburan minimal 1x setahun.

 

3. Sebagai Ibu

  • Arthur umurnya masih setahun. Belum bisa ditanyain bagaimana dan apa yang membuat dia bahagia. Kalau arthur bisa ngomong mungkin indikator kebahagiannya saat ini adalah waktu bersama kedua orang tuanya. Karena kami sering menjalani hubungan LDM (Long Distance Marriage). Sehingga ketika bersama kedua orang tuanya bisa dibilang moment yang langka.
  • Ketika arthur mulai bisa bilang “maaa maaa maaa” dan mencari saya. saya yakin dia selalu ingin bersama dengan mamanya. Dan mungkin sosok mamanya yang paling membuat dia merasa tenang.
  • Saya harus lebih rajin untuk belajar untuk menghafal/ memahami konsep Braille.

 

Yang menjadi Target saya adalah terus belajar dan membenahi apa yang masih kurang. Dan juga menyusun rencana untuk masa depan, bagaimana agar keluarga kecil kami selalu dipersatukan di bawah satu atap yang sama tanpa intervensi dari manapun.